Kamis, 12 Februari 2015

Cara Perawatan Ayam Aduan Ala Vietnam

Dalam  memilih ayam aduan/laga memang harus teliti dan banyak pengetahuan seputar ayam aduan/laga. Bisa mengambil pelajaran dari pengalaman, cerita orang maupun internet. Nah, untuk sumber dari internet ini pastinya tidak terbatas. Kita bisa belajar dari pemain-pemain ayam dari seluruh dunia. Apa lagi sekarang google sudah bisa menerjemahkan dari bahasa manapun dan itu mempermudah untuk belajar dari Negara lain, jangan sia-siakan kesempatan itu. Untuk kali ini kita coba tengok sebentar pengalaman para pemain dari negara Vietnam tentang perawatan ayam aduan.

Sumber informasi tentang cara merawat ayam aduan hingga siap tarung ini berasal dari beberapa blog/web dari Vietnam. Yaitu tentang pengalaman pemain sabung ayam di Vietnam. Beberapa catatan menarik yang dapat diambil dari situ adalah penggunaan gingseng untuk stamina, dan memandikan ayam dengan cara steam uap, seperti di uraikan berikut ini.

•    Ketika masih anakan, ayam sudah mulai diseleksi, pemain harus memilih / memeliharanya dengan baik dan teliti. Semasa kecil ayam harus makan pur yang benar, tidak makan bekatul atau nasi (jangan terlalu sering).

•    Jika sudah dewasa, harus selalu memperhatikan kaki ayam yang bagus, sisik ayam yang kering, taji yang tajam juga seimbang. Paruh model bambu adalah patuk ayam yang cepat, kuat dan tahan pukul. Abar/latihan diperlukan untuk menambah pengalaman ayam bertanding, sekaligus juga untuk melihat / menebak tingkat kecerdasan mereka. Ingat, kecerdasan ayam juga sangat penting untuk diperhatikan.

•    Faktor yang paling penting untuk ayam petarung adalah kondisi yang fit dan sehat. Faktor kedua adalah ciri-ciri atau fitur ayam, seperti diuraikan diatas tadi atau anda juga bisa membaca artikel tentang Memilih Ayam Aduan Yang Berkualitas. Karena itu, pemain harus mengurus khusus tentang makanan ayam, latihan, hiburan untuk ayam dan masa istirahat atau tidur.

•    Seleksi akhir  dalam menemukan ayam petarung pilihan adalah dengan tes latihan abar. Kaki dan taji dibungkus. Latihan hingga 10 kali. Melatih ayam termasuk sulit. Hal ini sangat diperlukan ketelitian dalam mengamatinya dan ayam yang menjadi kandidat harus lebih unggul dari lainnya. Maka ayam selama masa pelatihan juga meningkat teknik bertarungnya.

•    Selain menggunakan padi agar nafas tahan lama, juga diberikan sesekali memberikan ginseng, daging sapi, dan tambahan vitamin B untuk penambah nafsu makan.

•    Dalam hal memandikannya gunakan uap setiap 1x seminggu. Gunakan air mendidih, celupkan handuk ke dalam air mendidih. Lalu bungkus tubuh ayam dengan handuk panas tadi dengan ketat. Ini bagus untuk tubuh dan kulit ayam. Nah, ini salah satu cara yang patut di coba.

•    Setelah ayam berusia 10 bulan, ayam tersebut sudah bisa dimainkan dalam laga persahabatan dengan ayam lain, khususnya jenis sabung ayam pukulan. Ini juga untuk menambah pengalaman pertempuran.

•    Komentar dan pujian dari penonton adalah bagian cara unik yang tidak diajarkan dalam proses pelatihan. Ini adalah pesta kesenangan tradisional di daerah-daerah, dalam identitas budaya pertarungan yang telah lama ada di festival pertanian di Vietnam ataupun di Indonesia.

Demikian bebrapa hal yang mungkin dapat menjadi suatu pembelajaran tentang cara merawat ayam aduan hingga siap tarung versi dari Vietnam, semoga bermanfaat. Salam guyub rukun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar