Selasa, 12 Agustus 2014

Memilih Ayam Laga Berdasarkan Pukulan

Oke gan, salam guyub rukun selalu bagi para pecinta/penghobi ayam laga se-Indonesia. Kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pukulan ayam petarung. Tulisan ini hasil dari interview kepada botoh di daerah saya, yaitu daerah Berbah, Sleman. Langsung saja gan..

Pukulan dan taji adalah senjata utama bagi ayam bangkok. Setuju semua kan? Pukulan dan taji menjadi salah satu kriteria utama dalam memilih ayam bangkok, yang dapat dilihat saat diabar/adu. Beberapa hal terkait pukulan yang perlu diamati saat ayam bangkok diabar sebagai berikut:
  • Sasaran pukul
Pukulan ayam bangkok yang paling umum adalah kearah kepala dan leher.  Pada beberapa menit pertama abar, terkadang ayam memukul di bagian dada dan bahu (pemanasan mungkin ya?), selanjutnya adalah pada bagian kepala dan leher atas (itu saja kalo ayamnya layak adu).  Hanya ada sedikit ayam bangkok yang memukul di bagian dada, punggung, sayap, pinggang dan perut.  Yang bagus dan paling umum dipilih adalah ayam bangkok yang memukul di bagian kepala dan leher atas secara konsisten.  Bagian kepala bisa mengenai muka, mata ataupun syaraf di kepala belakang. Bagian leher juga bisa membuat ayam keok jika kena pukulan telak terutama jika leher lawan kurang kuat.

  • Akurasi pukulan
Akurasi pukulan adalah ketepatan pukulan ayam mengenai sasaran.  Ayam yang pukulannya tidak tepat dan sembarangan arah cukup banyak, sehingga yang dipilih adalah yang pukulannya tepat mengenai sasaran, misalnya tepat mengenai kepala atau leher.  Akurasi pukulan kadang tidak tepat jika lawan yang dihadapi selalu bergerak dan tidak mau diam. Tapi juga bisa dinilai dari ayam itu sendiri, jika ayam itu "bagus" dalam bertarung, walaupun lawannya susah untuk dipukul, tetap saja akan kena pukulan. Dengan catatan, ayamnya memang istemewa dan pasti banyak yang mencari ayam seperti ini, termasuk saya.

  • Arah pukulan
 Arah pukulan ayam bangkok bisa dari depan, serong (dari depan akan menyamping), samping kiri atau kanan, dan dari belakang.  Pada beberapa menit pertama abar, ayam selalu memukul dari depan atau sedikit miring (serong).  Tetapi menit berikutnya, ayam juga bisa memukul dari samping dan belakang, tergantung pola atau kebiasaanya.  Sebagian ayam ada yang bisa memukul dari depan atau serong saja.  Sebaliknya adapula ayam yang tidak bisa memukul dari depan, dan lebih banyak dari samping dan belakang.  Ayam laga yang bagus adalah jika bisa memukul dari segala arah, baik depan, samping dan belakang, atau setidaknya bisa dari dua arah. Pokoknya, jika ada kesempatan langsung memukul dan tepat sasaran.

  • Frekuensi pukulan
 Frekuensi atau jumlah pukulan ayam bangkok yang paling umum adalah satu kali pukul setiap gebrakan.  Tetapi ada sebagian ayam bangkok yang bisa memukul secara beruntun, seperti 2 - 3 kali secara beruntun, terutama saat stamina masih bagus.  Frekuensi pukulan ayam bangkok juga tergantung dari kebiasannya mematok.  Ada yang mematok cukup lama, atau mematok hingga kencang, baru kemudian kemudian bisa memukul, sehingga terkesan lambat dalam melancarkan pukulan.  Tetapi ada juga yang bisa memukul segera sesaat setelah mematok (tempel pukul).  Ayam yang segera memukul setelah mematok akan lebih punya peluang lebih banyak melakukan pukulan, sehingga lebih baik untuk dipilih. Yap, pilihlah ayam laga yang seperti itu.

  • Jarak pukul
 Posisi atau jarak ayam petarung dengan lawannya bisa jauh ataupun dekat/rapat.  Ada sebagian ayam petarung yang selalu menjaga jarak agar jauh dari lawannya untuk bisa memukul dengan baik, dan sebaliknya ada yang sengaja merapat agar dapat memukul lawannya. Ayam pun punya tekniknya sendiri-sendiri, kita sebagai pemiliknya harus mengetahui kelemahan dan kekurangan ayam tersebut.

  • Pukulan mematikan
 Hanya ada sebagian kecil ayam bangkok yang mempunyai pukulan satu, atau pukulan telak mematikan, ataupun pukulan syaraf, atau pukulan panas.  Cukup banyak ayam yang memiliki pukulan yang bagus dan keras, tetapi pukulannya dingin, sehingga masih bisa ditahan oleh ayam yang bermental bagus. 

Para pelatih dan pemain ayam bangkok senior umumnya mereka mampu memilih ayam bangkok yang memiliki pukulan panas, yang jika pukulan itu keluar bisa membuat lawan seketika ciut, lari, sempoyongan, dll.  Pukulan seperti ini bisa melumpuhkan lawan dengan cepat, sehingga tidak perlu harus bertarung lama 3 - 5 ronde.  Potensi ini dapat diamati dari arah pukulan ke titik mematikan atau bagian syaraf, atau ayam tersebut sesekali memiliki pukulan keras yang bunyinya bisa didengar berbeda dari bunyi pukulan kebanyakan.  Untuk pukulan panas atau mematikan ini hampir sebagian besar pelatih ayam bangkok dan pemain senior berpedoman pada katuranggan di sisik atau kaki.

  • Pukulan Taji
Taji adalah senjata mematikan bagi ayam bangkok selain pukulan satu/telak mematikan. Pukulan taji ayam bangkok yang masih muda atau taji belum panjang sulit diduga apakah nantinya akan jitu atau tidak.  Namun pada umumnya ayam yang tajinya bisa mengenai sasaran adalah ayam yang pukulan kakinya mengarah pada kepala bagian atas.


  • Lainnya
Pukulan ayam bangkok masih banyak ragamnya jika dibahas lebih dalam.  Seperti pukulan dalam atau tidak, pukulan tarik, pukulan tulang, pukulang kering, pukulan nimpuk seperti pukulan ayam birma.  Gerakan kaki saat memukul juga bermacam-macam, seperti kaki menendang lurus sambil kedua pergelangan kaki dirapatkan (potensi taji), atau pengelangan kaki menjadi menyilang (menggunting), menendang lurus lalu tekan ke bawah, kaki kiri dan kanan menendang bersusulan, dan lainnya.

Dan saya rasa masih banyak lagi beragam teknik pukul yang belum terbahas di tulisan diatas, itu tadi hanya sekedar hasil diskusi dari beberapa orang saja. Jika anda punya pendapat lain monggo di tulis pada komentar yang tersedia. Kita diskusikan bersama. 

Demikian tentang memilih ayam bangkok berdasarkan pengamatan terhadap jenis jenis pukulan ayam bangkok menurut beberapa botoh didaerah saya. Rahayu..

Kamis, 22 Mei 2014

Jenis Jenis Murai Batu

Murai Batu merupakan salah satu jenis burung peliharaan paling populer di Indonesia. Namun tahukah anda jika burung murai batu ternyata ada banyak jenisnya??? Nah, berikut ini adalah jenis-jenis burung murai batu yang kami rangkum dari berbagai sumber :

1. Murai Batu Medan
Foto Murai Batu Medan
Disebut-sebut sebagai spesies Murai Batu yang memiliki kicau paling baik dibandingkan dengan jenis murai batu lainnya. Memiliki badan yang cenderung lebih besar dan atletis dengan ekornya yang panjang (sekitar 27 – 30 cm). Disebut Murai Batu Medan dikarenakan banyaknya murai batu jenis ini yang diperdagangkan di Medan. Sebenarnya burung jenis ini tersebar di daerah Bukit Lawang, Bohorok, kaki Gunung Leuser wilayah Sumatra Utara.

2. Murai Batu Nias
foto burung murai batu nias
Dikatakan bahwa burung murai batu jenis ini memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan murai batu jenis lainnya. Hal ini dibuktikan dengan kecepatannya dalam menirukan suara-suara di sekitarnya yang lebih cepat dibandingkan dengan murai batu jenis lainnya  Kelebihan lainnya adalah, burung ini tidak gampang stress saat dipindahkandangkan atau dibawa bepergian. Ciri khas Murai Batu Niasadalah seluruh ekornya berwarna hitam polos.

3. Murai Batu Lampung
Foto burunga Murai Batu Lampung
Memiliki ekor yang tidak terlalu panjang (sekitar 15-20 cm). Konon saat ini populasi mereka di alam liar terancam punah, sehingga harga mereka pun semakin mahal dipasaran. Daerah penyebaran mereka adalah di sekitar Krakatau.

4. Murai Batu Jambi
Foto Murai Batu Jambi
Memiliki penampilan yang bisa dibilang sangat mirip dengan Murai Batu Lampung, hanya saja biasanya Murai jambi memiliki badan yang lebih kecil , ekor lurus yang tertata dan rapi. Daerah Penyebarannya adalah di daerah Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Jambi.

5. Murai Batu Aceh
Foto Murai Batu Aceh
Sebenarnya burung ini sudah resmi masuk kedalam daftar satwa yang dilindungi. Namun ternyata masih ada yang memperjualbelikannya. Murai Batu jenis ini terkenal akan kecantikannya, terutama pada ekornya yang lebih panjang dan berwarna dua lapis. Harga Murai Batu Aceh terbilang fantastis. Burung yang masih muda saja dijual dengan harga 1 jutaan. Sementara yang sudah dewasa harganya bisa mencapai 5 jutaan. Habitat asli murai batu aceh adalah di kaki Gunung Leuser.

6. Murai Batu Jawa (Larwo)
Foto Murai Batu Jawa
Dulu Larwo sempat begitu populer di Jawa sebelum Murai Batu Sumatera dan Kalimantan masuk ke Pulau Jawa. Banyak yang bilang bahwa Larwo tidaklah termasuk jenis Murai batu, tetapi pada kenyataannya burung ini masih masuk dalam keluarga Copsychus, yang berarti masih termasuk keluarga Murai Batu.
Sepintas tidak ada perbedaan yang mencolok dengan jenis Murai Batu lainnya, tetapi jika diamati lebih teliti, ukuran tubuh Larwo cenderung lebih kecil dari Murai Batu Sumatera. Saat ini populasi Murai Batu Jawa tergolong Langka.

6. Murai Batu Borneo
Foto Murai Batu Borneo
Sebenarnya banyak jenis dari Murai Batu Borneo, tetapi yang umum dikenal adalah Murai Batu Banjar, Murai Batu Palangka, dan Murai Batu Mahkota. Ketiganya memiliki daerah penyebaran yang berbeda-beda yaitu ;
  • Murai Batu Palangka yang oleh kicau mania di Kalimantan sering juga disebut Murai Kalteng habitatnya tersebar di wilayah Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat.
  • Murai Batu Banjar dapat ditemui di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
  • Murai Batu Mahkota (white crowned shama) tersebar dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan bagian Utara (Malaysia).
Catatan : Sebenarnya begitu susah membedakan satu jenis Murai Batu dengan jenis Murai Batu lainnya hanya dari melihat penampilannya saja. Karena memang semuanya memiliki penampilan yang hampir mirip.



Sumber : http://burungue.blogspot.com/

Senin, 12 Mei 2014

SEKILAS TENTANG BURUNG BEO NIAS


SEKILAS TENTANG BURUNG BEO NIAS

Beo nias merupakan salah satu subspesies (anak jenis) burung beo yang hanya terdapat (endemik) di pulau Nias, Sumatera Utara. Beo nias yang mempunyai ukuran paling besar dibandingkan subspesies beo lainnya paling populer dan banyak diminati oleh para penggemar burung beo lantaran kepandaiannya dalam menirukan berbagai macam suara termasuk ucapan manusia. Sayang, beo nias yang endemik Sumatera Utara ini semakin hari semakin langka. 

Subspesies beo yang mempunyai nama latin Gracula religiosa robusta ini sering disebut juga sebagai Ciongatau Tiong. Dalam bahasa Inggris, burung endemik ini biasa disebut Common Hill Myna.

Ciri dan Tingkah Laku Beo Nias. 
Beo nias (Gracula religiosa robusta) termasuk burung berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 40 cm. Ukuran beo nias lebih besar dari pada jenis beo lainnya.

Kepala burung beo nias
Bagian kepala burung beo nias berbulu pendek. Sepanjang cuping telinga beo nias menyatu di belakang kepala yang bentuknya menggelambir ke arah leher. Gelambir cuping telinga ini berwarna kuning mencolok.

Di bagian kepala beo nias juga terdapat sepasang pial yang berwarna kuning dan terdapat di sisi kepala. Iris mata burung endemik ini berwarna coklat gelap. Paruhnya runcing berwarna kuning agak oranye. Hampir seluruh badan beo nias tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, kecuali pada bagian sayap yang berbulu putih. Kaki burung endemik nias ini berwarna kuning dengan jari-jari berjumlah empat. Tiga jari di antaranya menghadap ke depan, sedangkan sisanya menghadap ke belakang.


Beo nias (Gracula religiosa robusta) hidup secara berpasangan atau berkelompok. Burung pengicau endemik pulau Nias ini biasa bersarang dengan membuat lubang pada batang pohon yang tinggi dan tegak. Burung beo nias adalah pemakan buah-buahan dan sesekali memakan serangga.

Ciri yang membedakan burung beo nias dengan jenis beo lainnya adalah ukuran tubuhnya yang lebih besar serta sepasang gelambir cuping telinga berwarna kuning pada Beo Nias yang menyatu sedangkan beo biasa terpisah.

Habitat dan Persebaran
Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) merupakan satwa endemik Sumatera Utara yang hanya bisa dijumpai di Pulau Nias dan sekitarnya seperti Pulau Babi, Pulau Tuangku, Pulau Simo dan Pulau Bangkaru.

Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) endemik Sumatera Utara. Burung beo nias menyukai hutan yang dekat perkampungan atau tempat terbuka pada daerah dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dpl. sebagai habitatnya.

Populasi dan Konservasi
Populasi burung endemik yang menjadi fauna identitas Sumatera Utara ini hingga sekarang tidak diketahu dengan pasti. Namun yang pasti semakin hari burung pengicau ini semakin sulit ditemukan di alam liar. Bahkan IPB bersama Kementerian Kehutanan yang pernah melakukan penelitian dari 1996-1997 hanya bisa menemukan 7 ekor burung beo nias saja.

Secara umum spesies beo didaftar sebagai Least Concern dalam IUCN Redlist dan dimasukkan dalam CITES Apendiks II, namun populasi beo nias yang trerdapat di alam liar semakin langka.

Di Indonesia, beo nias menjadi salah satu satwa yang dilindungi bahkan oleh pemerintah kolonial Belanda sekalipun. Berbagai peraturan perundangan yang menyertakan beo nias dalam daftar satwa yang dilindungi dari kepunahan antara lain Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931, Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/1970, Undang-undang No. 5 Tahun 1990, dan Peraturan pemerintah No. 7 Tahun 1999.


Semoga saja beo nias, Sang Peniru yang ulung ini masih mendapat perhatian dari kita semua untuk bisa bertahan di alam liar dan janganlah tergantikan oleh manusia-manusia yang suka membeo.



Sumber : http://beoburung.blogspot.com/

Selasa, 08 April 2014

Pemeliharaan Kaki Kenari



Pertamakali saya jatuh cinta pada burung kenari karena melihat penampilannya yang menarik mempunyai warna yang indah dan yang tidak kalah menarik yaitu mempunyai suara yang sangat merdu. Walaupun saya pernah murtad beberapa kali maksudnya pindah kelain hati (memelihara burung kicauan) tetapi akhirnya tetap balik lagi memelihara burung kenari hehe…. Salah satu pendukung kecantikan penampilan burung kenari adalah kakinya, penampilan yang menarik didukung dengan kaki mulus nan tinggi semampai…. Wuihhh betapa cantiknya burung kenari.
Dengan semakin bertambahnya usia burung kenari sisik  kaki semakin menua jika tidak dirawat dengan baik maka sisik kaki semakin menebal. Penebalan sisik kaki akan membuat penampilan kaki burung kenari kurang menarik. Untuk memperlambat penuaan sisik kaki kenari dapat dilakukan dengan cara setiap 1 bulan sekali kaki burung kenari diolesin minyak tawon, mandi rutin seminggu sekali. Selain factor usia yang membuat penampilan kaki kurang menarik yaitu karena terkena penyakit bubulan dan bebenjolan biasanya hobis menyebut digigit nyamuk.
a.    Penyakit Bubulan
Penyebab penyakit bubulan masih menjadi silang sengketa (lebay nian hehe….) ada yang bilang karena jamur ada juga yang bilang karena virus. Saya tidak ingin membuat runyam permasalahan, saya hanya sharing mengenai penanganan penyakit bubulan berdasarkan pengalaman pribadi. Penanganan penyakit bubulan pada kaki burung kenari yaitu dengan cara kaki kenari diolesin minyak tawon. Jamur yang sudah lama biasanya menempel pada jari kenari cukup kuat sehingga membersihkannya (dengan cara digosok menggunakan kuku tangan kita) harus agak kuat  hanya harus hati-hati jika terlalu kuat menarik jamur tersebut jari kenari akan mengalami pendarahan. Pembersihan bubulan ini tidak bisa dilakukan sekaligus karena jika dipaksakan khawatir banyak keluar darah. Setelah jamurnya dibersihkan jari-jari kenari diberi betadin. Jika bubulannya belum bersih semuanya bisa dilakukan seminggu kemudian sampai jari-jari kenari bersih dari jamur.
Dalam penanganan penyakit bubulan tidak hanya menghilangkan(mencabut) jamur dari jari-jari kenari ada yang tidak kalah penting yaitu pembersihan sangkar berikut tangkringannya. Jika kondisi sangkar dan tangkringannya tidak dijaga kebersihannya, maka pengobatan bubulan tidak efektif. Penyebab jamur (bubulan) adalah kotoran yang menempel pada kaki burung kenari. Jika kotoran tersebut dibiarkan lama maka akan mengakibatkan tumbuhnya jamur.
b.    Gigitan Nyamuk Pada Jari Kenari.
Mohon maaf saya tidak bisa menyebutkan nama penyakitnya hanya biasanya temen-temen kenarimania menyebut benjolan yang diakibatkan dari gigitan nyamuk. Penyebab benjolan pada jari kenari juga masih simpang siur ada yang beranggapan karena gigitan nyamuk ada juga yang menyebut akibat virus. Saya tidak ingin membahas dilemma diatas, saya hanya ingin sharing mengenai penanganan penyakit tersebut karena jika penanganan penyakit benjolan ini salah akibatnya patal.
Saya sering mendapat pencerahan dari rekan-rekan kenarimania bahwa untuk mengobati gigitan nyamuk menggunakan salep 88, saya sudah mencobanya dan Alhamdulillah berhasil. Namun penggunaan salep 88 ada efek sampingnya yaitu jari-jari yang diolesin salep 88 sering dipatokin, saya tidak tahu penyebab kenari senang matokin jari kaki yang diolesin salep 88. Akibat kenari senang matokin benjolan yaitu benjolan bisa pecah dan keluar darah yang cukup banyak, jika tidak segera ditangani akan berakibat patal kenari bisa mati karena kehabisan darah.
Saya pribadi untuk mengobatin benjolan  biasa menggunakan garamicyn. Saya tidak akan bosan-bosan mengingatkan kenarimania untuk menjaga kebersihan sangkar karena pada dasarnya seluruh sumber penyakit adalah karena keteledoran kita terhadap perawatan/menjaga kebersihan sangkar berikut sarana penunjangnya seperti tangkringan, tempat makan dan minum. Demikian sharing saya mengenai perawatan kaki dan penyakit yang sering menyerang kaki kenari.





Sumber : http://burungkenari.wordpress.com/

PENYAKIT BURUNG: TIPS PENCEGAHAN, PENGOBATAN DAN PERAWATAN BURUNG SAKIT

pa ada burung yang kebal penyakit?

Apa saja penyebab burung bisa sakit? Bagaimana cara pencegahan dan cara mengobati burung yang sakit?


Mencegah burung jadi sakit, jauh lebih baik daripada mengobati burung yang sakit.Hobi burung yang menyenangkan kadang kala membuat penghobi burung jadi stresapabila burung kesayangannya sakit, apalagi akhirnya berujung pada kematian (mati).

Beberapa tanda dan gejala burung sakit

  • Nafsu makan burung menurun.
  • Burung banyak minum.
  • Burung selalu mengantuk, mata burung sayu.
  • Kotoran burung cair.
  • Bulu burung kusam, kusut dan mengembang.
  • Sayap burung terkulai.
  • Burung gemetar dan berdiri tidak seimbang.
  • Nafas burung tidak teratur, paruh sering terbuka seperti kepanasan.
  • Gerak burung tidak lincah dan burung banyak diam.
  • Bulu kepala burung jingrak.
  • Banyak kotoran yang menempel di bulu disekitar kloaka burung.
  • Dan lainnya
Ada banyak jenis penyakit yang sering menyerang burung, seperti snotpileksuara seraksesak nafasberak kapurberak hijaumencretlukainfeksi lukaburung lesuburung kurusngantuktidak nafsu makannafsu makan menurunlumpuh,gejala seperti sakit ayan atau tetelo, dan penyakit lainnya yang disebabkan olehbakteri gram positip (+) dan bakteri gram negatif (-).

Salah satu kunci utama perawatan burung adalah KONSISTENSI. Ada beberapa hal penting yang harus selalu diperhatikan oleh penghobi burung untuk membuat burung tetap sehat dan mencegah penyakit hinggap bersarang di tubuh burung.

Penyakit Burung
Bakteri Burung


HAL PENTING TERSEBUT ADALAH:


1. SELALU PERHATIKAN KEBERSIHAN SANGKAR BURUNG.


Lantai Sangkar

Sebaiknya, kandang burung (sangkar burung) dibersihkan secara rutin setiap pagi. Alas sangkar/lantai kandang yang kotor disikat dan dicuci bersih dengan deterjen, kemudian di jemur 15-30 menit di bawah terik matahari.

Agar lebih baik dan aman, semua ornamen kandang burung/sangkar burung, disemprotkan disinfektan dengan dosis yang tepat. Disinfektan berfungsi membunuh bakterikuman penyakitparasitjamurkutu dan virus (Virus flu burung/virus AI dan lainnya) yang merugikan kesehatan burung.


2. JEMUR BURUNG MINIMAL 15 MENIT, RUTIN SETIAP PAGI.


Jemur Burung

Mau burung selalu sehat? Menjemur burung secara rutin dan konsisten adalah salah satu cara membuat burung tetap sehat. Burung wajib dijemur minimal 15 menit setiap pagi. Waktu penjemuran burung terbaik mulai jam 07.00-10.00, kehangatan pagi dan sinar UV dari penjemuran tersebut sangat membantu tubuh burung untuk mengekstrak Pro Vitamin D3 yang ada di tubuh burung menjadiVitamin D3.

Sinar UV, Alpha, Gamma, Beta, Theta dan lainnya sangat diperlukan tubuh burung untuk membentuk dan memproduksi hormon-hormon vital. Contoh hormon vitaltersebut antara lain adalah hormon pertumbuhan dan hormon reproduksi.

Disamping sebagai kebutuhan dasar biologis dan kebutuhan fisik, penjemuran atau menjemur burung juga berdampak besar terhadap psikologis burung.


3. BERIKAN MAKANAN DAN NUTRISI YANG TEPAT, SEIMBANG DAN BERKUALITAS BAIK.


Voer
Jangkrik
Kroto
Ulat Hongkong
Belalang
Ulat Bambu
Pisang Kepok
Pepaya
Pir
Alpukat
Apel Merah
Tomat

Salah satu sumber penyakit pada semua makhluk hidup adalah makanan yang di konsumsi. Begitu juga dengan burung yang sangat tergantung kepada makananyang selalu kita berikan. Disini, kita memang dituntut harus mengetahui dan paham tentang fisiologis burung yang kita rawat dan yang kita pelihara.

Berikan makanan dengan kandungan (komposisi) lengkap yang sudah teruji cocok untuk burung. Cocok disini bukan berarti burung suka dan melahap habis makanan yang kita berikan. Maksudnya adalah cocok dengan sistem metabolisme burung.

Kandungan (komposisi) nutrisi dari makanan tersebut harus memenuhi semua kebutuhan burung. Selalu lakukan evaluasi dan pengamatan secara langsung setiap habis pemberian makanan kepada burung.

Jangan pernah ber-eksperimen dengan makanan burung apabila anda belum paham fisiologi burung. Sebagai contoh, sistem metabolisme burung pemakan serangga sangat berbeda dengan sistem metabolisme burung pemakan buah.


4. BERIKAN SUPLEMEN VITAMIN MINERAL YANG BERKUALITAS BAIK SECARA RUTIN DAN BERKALA.



Vitamin Burung

Smart SUPERVIT isi 10ml harga 25rb

Ongkos Kirim 20rb-25rb


Untuk apa pemberian suplemen Vitamin, Mineral dan Asam Amino untuk burung yang kita pelihara? Apakah kandungan makanan yang kita selama ini kita berikan belum cukup untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan burung?

Pertanyaan ini sangat sering di pertanyakan oleh penghobi burung. Suplemen yang dimaksudkan disini adalah tambahan makanan yang tidak terdapat pada makanan sehari-hari yang kita berikan.Sebenarnya, suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, itu TIDAK BEGITU PENTING UNTUK BURUNG dan TIDAK DIBUTUHKAN BURUNG, selama kita bisa memberi burung yang kita pelihara dengan NUTRISI yang tepat dan seimbang, serta pola perawatan yang baik.
 
Di alam bebas, burung tidak butuh suplemen apapun, karena semua nutrisi atau kebutuhan dasarnya untuk nutrisi sudah di sediakan oleh alam.

Pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, wajib kita berikan ke burung, apabila kita TIDAK MAMPU mencukupi kebutuhan dasar burung akan untuk nutrisi standarnya sesuai 
AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan RDA(Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung.
 
Jadi, apabila kita bisa dan mampu memberikan nutrisi yang tepat, cukup dan seimbang sesuai AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan RDA (Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung, maka LUPAKAN DAN ABAIKAN SEMUA SUPLEMEN UNTUK BURUNG.

Suplemen adalah makanan atau nutrisi tambahan, seperti Vitamin (Multivitamin), Mineral (Multimineral) dan Asam Amino yang mutlak dibutuhkan untuk menjagatubuh burung agar selalu prima.

Berikan Vitamin, Mineral dan Asam Amino yang sudah diramu dan diracik khusus untuk burung
. Berikan secara rutin dan terjadwal (berkala). Dosis atau takaran pemberiannya juga harus tepat. Selalu perhatikan tata cara penggunaannya. Karena pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, harus sesuai dosis dan aturan yang jelas. Pemberian dengan dosis yang berlebih, akan berdampak buruk bagi kesehatan burung.

Suplemen (vitamin dan mineral) sangat dibutuhkan tubuh burung dalam masa pertumbuhanpenyembuhan sakitmasa burung mabungbertelurmeningkatkan daya tahan tubuh di musim pancaroba dan lain-lain.


5. HINDARI BURUNG MENJADI STRES.


Punglor Kembang

Umumnya stres pada burung adalah stres psikologis yang dapat mengganggu semua sistem yang ada di tubuh burung. Banyak hal yang dapat menyebabkan burung jadi stres, antara lain: penempatan burung yang membuat burung menjadi merasa tidak aman, ketenangan dan kenyamanan burung terganggu, situasi lingkungan burung dan lain-lain. Burung yang mengidap stres psikologis akan sulit sekali menjadi normal kembali.

6. BERI OBAT YANG TEPAT SESUAI PENYAKIT BURUNG.


Obat Burung

Smart BIONIC+ isi 10ml harga 50rb

Ongkos Kirim 20rb-25rb

Burung bisa sakit tanpa pernah kita duga.
Smart BIONIC+ jadi pilihan bijak untuk jaga-jaga
seandainya burung tiba-tiba sakit.


Apabila burung sudah terlanjur sakit atau terjangkit penyakit, jangan panik. Tempatkan burung yang sakit ditempat yang hangat dan hindari dari angin yang menerpa secara langsung.

Kenali dan diagnosa apa jenis penyakit burung tersebut, seperti sakit snotpilek, suara burung serakburung sesak nafasberak kapurberak hijaumencretluka,infeksi lukaburung lesuburung kurusngantukburung tidak nafsu makannafsu makan burung menurunburung lumpuhburung seperti sakit ayan atau sakit tetelo, dan penyakit burung lainnya. Mendiagnosa gejala awal atau mengenali penyakit burung ini menjadi sangat penting untuk memudahkan pemberian obatyang tepat untuk burung.

Konsultasikan penyakit burung tersebut dengan orang yang benar-benar paham tentang penyakit burung, supaya mendapatkan rekomendasi obat burung yang cocok dan tepat untuk mengobati burung sakit tersebut.

Segera obati burung dengan obat burung yang tepat, unsur obat burung umumnya berasal dari antibiotik. Penggunaan obat antibiotik harus tepat, dosis yang benar, penggunaan antibiotik yang salah akan berpotensi menyebabkan efek resistan atau kebal di tubuh burung. Jangan  pernah ber-eksperimen dengan obat burung, apabila  tidak paham tentang kandungan obat burung dan efeknya terhadap burung.













Sumber : http://www.smartmastering.com/




SuS