Rabu, 13 November 2013

Cara mudah membedakan burung Kenari Jantan dan Betina

burung kenari

Burung kenari adalah salah satu burung yang banyak digemari untuk dijadikan koleksi oleh para penggemar burung kicau. Burung ini tidak hanya mempunyai kicauan yang merdu tapi juga mempunyai harga jual yang lumayan tinggi sehingga banyak orang yang mulai tertarik untuk beternak burung kenari ini.

Dan kali ini saya akan memberikan sedikit tips bagaimana caranya membedakan atau mengenali burung kenari antara yang jantan dan betina, mungkin bagi peternak burung kenari yang sudah lama pasti sudah paham sekali bagaimana membedakan yang jantan dan yang betina, tapi bagi peternak burung kenari yang masih pemula mungkin masih sedikit bingung membedakan antara yang jantan dan yang betina, untuk itu bacalah beberapa tips berikut supaya kalian bisa membedakannya.

  1. Pehatikan kepala burung kenari yang masih kecil atau belum tumbuh bulunya, kepala burung kenari jantan akan terlihat lebih datar atau pipih, sedangkan untuk yang betina kepalanya lebih bulat.
  2. Kenali dari matanya, untuk burung kenari yang berumur 6-7 hari pasti telah membuka matanya, dan perhatikan apabila mata sejajar dengan paruhnya bisa dipastikan itu burung kenari jantan, tapi apabila matanya berada diatas paruh dan kepalanya terlihat bundar itu pasti burung kenari betina.
  3. Dan yang terakhir ini mungkin akan terlihat mudah untuk membedakan mana yang jantan dan mana yang betina, dalam hal ini hal yang harus diperhatikan terletak pada dubur burung kenari, apabila pembuluh vena yang turun ke dubur dan akan terlihat tonjolan bisa dipastikan itu burung kenari jantan, tapi jika datar dan tidak ada tonjolan itu pasti burung kenari betina.

Nah mungkin cuma itu sedikit tips dari saya bagaimana membedakan burung kenari jantan dan betina, saya berharap artikel ini dapat berguna untuk kalian semua.







Sumber : http://ciriayam.blogspot.com

Tips memilih Biang Ayam bangkok Betina

memilih ayam betina


Apa kabar para penghobi ayam, kali ini saya akan sedikit membahas tentang bagaimana memilih ayam bangkok betina untuk indukan yang berkualitas. kenapa saya ingin membahas ini karena kualitas ayam bangkok tidak hanya tergantung pada si jantan tetapi sebenarnya gen ayam betina akan lebih banyak berpengaruh pada keturunannya.

Namun walaupun gen ayam betina akan lebih banyak berpengaruh tetapi ada juga yang menunjukkan gen ayam jantan yang lebih berpengaruh jika si ayam betina itu berjenis cetak, lalu apa itu ayam betina cetak? ayam betina cetak adalah ayam yang menyetak keturunan dari si jantan, jadi keturunannya nanti akan lebih nampak seperti ayam jantan pasangannya.

Kembali lagi ke topik, bagi para penghobi ayam yang sudah lama berkecimpung di dunia ayam pasti sudah banyak yang tahu mengenai cara memilih biang ayam yang baik, tapi bagi yang belum tahu bagaimana memilih ayam ini akan saya berikan sedikit tips mudah agar kalian juga tidak susah bagaimana membedakan ayam betina yang berkualitas dan tidak, simaklah bebeapa tips dibawah ini.

  1. Lihatlah dari bentuk kepala, betina yang berkualitas biasanya bentuk kepalanya seperti ular apabila dilihat dari depan.
  2. Dari mata, lihatlah matanya, apabila matanya menjorok kedalam dan kelihatan  bersih itu tandanya ayam yang bagus.
  3. Peganglah badannya, dari badan ini bisa kelihatan jika di pegang bentuknya seperti botol atau seperti batang pohon pinang.
  4. Lihatlah kakinya, ayam yang berkualitas dapat dilihat dari kakinya yang kering dan juga jarinya halus serta panjang.
  5. Dari sapit udang yang berada di bawah pangkal ekor, ayam yang bagus mempunyai sapit udang yang lebar berkisar antara 3 sampai 4 jari.
  6. Dan yang terakhir dilihat dari bulunya, ayam betina yang bagus mempunyai bulu yang mengkilat.

Mungkin itu sedikit tips bagaimana memilih ayam betina yang bagus dan berkualitas



Sumber : http://ciriayam.blogspot.com

Tips menambah nafsu makan Ayam

menambah nafsu makan


Nafsu makan yang baik merupakan tolak ukur bagi pemelihara atau pun peternak ayam, karena jika nafsu makan ayam baik maka akan tumbuh dengan baik dan sehat pula, kendala susah makan pada ayam ini sering dirasakan para peternak, biasanya ini terjadi karena si ayam sedang kurang sehat atau terjangkit penyakit.

Sebenarnya keadaan ini tidaklah mengkawatirkan, akan tetapi jika tidak langsung diatasi akan berdampak lebih buruk, seperti tubuh ayam akan semakin turun atau berat badannya turun sehingga dagingnya pun akan sedikit dan jika mau dijual harganya pasti menurun karena berat badannnya sedikit, yang mengakibatkan kerugian karena sudah mengeluarkan biaya untuk memberinya makan.

Mungkin untuk mengatasinya untuk sekarang ini tidak terlalu sulit karena sudah ada banyak obat penambah nafsu makan diwarung-warung, tetapi kali ini saya akan memberikan tipsmenambah nafsu makan ayam dengan bahan-bahan tradisional yang aman dan tidak ada efek samping.

Akan saya berikan beberapa tips, kalian bisa mencoba yang menurut kalian mudah tapi boleh juga mencoba semuanya.

  1. Tips pertama yang harus dipersiapkan adalah bawang putih 3-4 siung, diiris sampai halus kemudian campurkan pada pakan setiap pagi untuk 10 ekor ayam dewasa.

  2. Tips kedua persiapkan 10 gr bubuk jahe, caranya juga sama seperti yang petama yaitu campurkan pada pakan di pagi hari untuk 10 ekor ayam dewasa.

  3. Tips yang ketiga ini menggunakan jahe, siapkan 2 ibu jari jahe dan diparut kemudian diperas air parutannya dan dicampur dengan 1 kuningan telur itik, setelah itu diminumkan. ramuan ini diberikan untuk ayam dewasa seminggu sekali, selain meningkatkan nafsu makan jika diberikan pada ayam jantan atau jago akan meningkatkan nafsu kawinnya.
Mungkin cuma itu sedikit tips yang saya berikan, semoga bisa bermanfaat bagi kalian semua. 

Sumber: http://ciriayam.blogspot.com

Selasa, 12 November 2013

Sekilas mengenai Ayam Bangkok Vietnam

ciri ayam vietnam

Ayam vietnam atau juga sering disebut ayam saigon adalah ayam yang berkembang di negara vietnam, ayam saigon ini masuk ke Indonesia hampir sama dengan masuknya ayam bangkok, tetapi ayam saigon ini belum terlalu populer dan belum banyak diminati karena dirasa ayam ini mempunyai kelemahan dalam hal menyerang, kurang pandai dalam menciptakan peluang, gerakannya lamban, namun dilain itu ayam saigon ini mempunyai beberapa kelebihan diantaranya mempunyai struktur otot dan daging yang lebih baik dibanding ayam yang lainnya dan juga mempunyai struktur tulang yang kokoh sehingga lebih kuat dalam menerima pukulan.

Dengan seiring berjalannya waktu, belakangan ini ayam saigon mengalami revolusi genetika yang jauh lebih baik dari awal kedatangannya, dan sekarang lebih cepat dalam hal serangan, pandai menciptakan peluang dan diimbangi dengan teknik bertahan yang lumayan, sehingga banyak kalangan yang mulai suka sama ayam saigon ini.

Di negara vietnam sendiri berbeda perlakuan ayam dengan negara thailand, di negara thailand ayam yang bagus itu mempunyai bulu yang lebat menutupi seluruh tubuh, sedangkan di vietnam ayam yang bagus itu sebagian terlihat kulitnya atau brondol merah yang memungkinkan ayam lawan akan takut bila melihat kulit itu.

Namun di balik itu bila sudah didalam arena siapa yang menang itu belum bisa dipastikan karena ayam yang kuat itu tergantung kelihaiyan ayam itu sendiri jadi bila anda menggunakan ayam saigon untuk diadu walaupun punya kelebihan belum tentu menang.

Dan ini ciri-ciri ayam saigon bagi yang belum tahu:

  1. Sejak lahir ayam saigon mempunyai kepala yang gundul.
  2. Mempunyai bulu normal tapi di sekitar leher tidak ada bulunya jadi hanya terlihat kulitnya.
  3. Tidak mempunyai bulu rawis.


ayam vietnam

ayam vietnam 2

ayam vietnam 3


Sumber : http://ciriayam.blogspot.com

Jumat, 20 September 2013

Jenis-Jenis Ayam Hias

Jika ada sedikit tempat di halaman depan atau belakang rumah, ada baiknya digunakan untuk memelihara hewan hias, satu atau beberapa jenis ayam di bawah ini misalnya. Keberadaan hewan di sekitar tempat tinggal, terbukti dapat mengurangi stress penghuninya. Dengan melihat dan memperhatikan tingkah laku dan keindahan bulu serta bentuknya, beban pikiran terasa lebih ringan dan rileks. Di samping itu, suara kokok ayam yang khas, bisa mengusir sepi dan bisa juga dinikmati sebagai terapi. Anda tertarik? silahkan pilih jenis-jenis ayam berikut ini dan peliharalah dengan kasih sayang.  

Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus)



Ayam hutan merah penyebarannya sangat luas, mulai dari India sampai ke Chinadan Indonesia. Ada 5 sub spesies ayam hutan merah, dua diantaranya terdapat di Indonesia, yakni Gallus-gallus di Sumatera dan Gallus-gallus bankiva di Jawa dan Madura, sedangkan Gallus-gallus murghi terdapat di India dan Bangladesh. Gallus-gallus spadiceus di Myanmar dan Vietnam dan Gallus-gallus jaboullei di China Selatan serta pulau Hainan.


          Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus bankiva) mempunyai bobot dewasa jantan 0,7 Kg dan betina 0,4 Kg. Ayam hutan ini mememiliki ciri Jengger berbentuk willah bergerigi merah, pial double, merah, bunyi kokoknya "ku-ku-ru-yuk" seperti ayam jantan biasa.


Ayam hutan merah (Gallus-gallus) mempunyai kesamaan ciri dengan Gallus-gallus bankiva, perbedaannya terdapat pada bobot ayam jantan dewasa 0,9 - 1,2 Kg dan betina - 0,7 - 0,8 Kg.
Kedua spesies ayam ini merupakan nenek moyang ayam buras yang ada di Indonesia, yang saat ini banyak dipelihara sebagai penghasil telur, daging dan hewan kesayangan.
 
betina 

Ayam Hutan Hijau (Gallus Various)



Ayam ini tersebar disekitar Jawa, Bali, Kangean, dan Flores. Sang jantan memiliki panjangnya kira-kira 70 cm, beratnya 0,7 - 1,5 Kg. Bulu dada hitam berbaur hijau mengkilap dengan ujung ke kuning-kuningan, bulu ekor panjang melengkung, berwarna hitam. Bulu leher kecil-kecil, merah kekuning-kuningan, jengger bulat rata, pial tunggal dan bunyi kokoknya ce-ki-krek.
Ayam hutan hijau betina memiliki ciri panjang kira-kira 40 cm, bulunya kuning pucat, beratnya 0;5 - 0,8 Kg dan produksi telur 3 - 5 butir/ musim.
Ayam hutan hijau dari Kangean, Bali dan Flores lebih langsing dibandingkan dengan yang terdapat di Jawa. Suaranya melengking bagus dan banyak di pakai sebagai induk pejantan dalam pembuatan ayam bekisar.
betina 

Ayam Hutan Kelabu


 Ayam hutan kelabu atau Gallus sonneratii adalah salah satu dari empat spesies ayam hutan. Ayam ini berukuran sedang, dengan panjang sekitar 80cm. Ayam betina berukuran lebih kecil, dengan panjang sekitar 38cm.


       Ayam hutan jantan memiliki bulu-bulu leher, tengkuk dan mantel berwarna kelabu berbintik hitam-putih dengan kulit muka merah, bercak putih di telinga, paruh kuning kecoklatan, iris mata kuning, ekor hitam keunguan dengan bulu tengah ekor yang panjang dan melengkung ke bawah. Sisi bawah tubuh berwarna kelabu bergaris putih dan kakinya berwarna kuning kemerahan terang dengan sebuah taji. Ayam betina memiliki kaki tidak bertaji, bulu-bulu yang pendek, berwarna coklat tua dengan bulu-bulu seperti sisik berwarna putih kecoklatan di bagian sisi bawah tubuh.
       Ayam hutan kelabu tersebar dan endemik di hutan tropis bercuaca kering di India bagian tengah, barat dan selatan. Ayam betina biasanya menetaskan antara tiga sampai lima butir telur berwarna putih atau putih kemerahan yang dierami oleh induk betina selama kurang lebih tiga minggu.  

Ayam Sumatera
Ayam ini berasal dari Sumatera Barat. Ciri -cirinya adalah perawakannya tegap, tapi ukuran tubuhnya kecil. Jantan berkepala kecil, tetapi tengkoraknya lebar, paruh pendek, dan berwarna hitam. Kuping kecil dan hitam, jJengger wilah merah, kulit muka merah atau hitam, ditumbuhi bulu halus yang jarang. Ayam ini memiliki bobot sekitar 2 kg untuk jantan dan betina 1,5 kg.

Ayam Selasih/Kapas


 Ayam Polandia
  

Ayam Dominika

 

Ayam Batik 

Ayam Kate Mas/Jepang

Ayam Kate Serama



Ukuran badannya cuma separuh dari ayam biasa. Bobotnya pun beberapa ons saja. Tak seperti unggas lainnya, ia bisa berdiri tegak membusungkan dada laksana tentara. Meski badannya kecil, harganya mahal luar biasa. Seekor anakan bisa beberapa juta rupiah harganya


      Di Indonesia, ayam mungil ini populer sejak tiga tahun lalu. Para pencinta satwa mengimpornya dari Malaysia. Ayam yang tidak punya nama latin ini diriwayatkan sebagai hasil silangan yang dilakukan oleh Wee Yean Een, seorang peternak asal Kelantan, Malaysia.


      Mulanya ia mengawinkan ayam sutera dengan ayam kapan (ayam lokal yang berkaki panjang). Lalu anak yang dihasilkan, dikawinkan dengan dengan ayam katai Jepang. Hasil persilangan ini disilangkan kembali berkali-kali. Konon ia butuh waktu hingga sepuluh tahun untuk memperoleh galur ayam serama dari kawin-kawin silang itu.


      Meski badannya sama-sama kecil, serama berbeda dengan ayam katai biasa. Ayam katai adalah ayam biasa yang badannya cebol dan biasanya berkaki pendek. Adapun serama, meski badannya kecil proporsional. Tinggi badan serama dewasa hanya sekitar 15 – 25 cm. Bobot badannya hanya beberapa ons, tak lebih dari setengah kilogram. Angka ini separuh dari bobot ayam katai yang umumnya sekitar 8 ons hingga 1 kg.


      Keunikan serama bukan hanya karena ukuran badannya yang mini. Ia satwa yang imut, kenes, dan menggemaskan, tapi juga bisa tampak gagah dan angkuh. Jika ayam kampung berdiri dengan kepala menjulur ke depan, serama bisa berdiri tegak dan gagah seperti manusia. Kepalanya bisa sejajar dengan kedua kakinya. Jika sedang berdiri tegap, ia mirip prajurit yang siap tempur. Bentuk sayap serama juga berbeda dengan sayap ayam kampung. Saat berdiri, sayap ayam kampung biasanya menempel di badan. Sedangkan sayap serama menggelantung ke bawah. Seperti tangan perwira yang sedang latihan baris-berbaris. Helai bulu sayapnya yang menjuntai tampak seperti pedang yang menggelantung. Tak cuma itu, ia pun bisa membusungkan dada layaknya binaragawan yang sedang beraksi di atas panggung. Jika dadanya sedang membusung, postur badannya menyerupai huruf “S”. Buntutnya bisa tegak mengembang. Jika sedang mengembang, helaian bulu ekornya tampak elegan menyerupai lengkung pedang.


       Kualitas serama sulit diprediksi saat ia masih anakan. Banyak serama anakan yang kelihatan bagus, tapi setelah dewasa bulunya tak beraturan atau postur tubuhnya tak lagi anggun. Tak sedikit pula serama yang waktu masih anakan suka bergaya, tapi menjadi penakut ketika dewasa. Bila tak dirawat dengan baik, kualitas bibit serama unggul bisa merosot. Selain itu, masih banyak faktor lain yang membuat serama juara tak gampang dicetak. Berbagai keunikan itulah yang membuat harga ayam hibrida ini mahal.


        Tentu saja tak semua ayam serama harganya semahal itu. Harga serama anakan kualitas biasa berkisar di angka puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Sedangkan serama dewasa (berumur sekitar satu tahun) biasanya bernilai jutaan rupiah. Pemilik dompet cekak pun bisa membeli ayam imut ini (dengan kualitas serama jelata) pada harga di kisaran ratusan ribu rupiah.

Memelihara Ayam Kate



Foto : Ist
​Ghiboo.com - Ayam kate merupakan salah satu jenis ayam hias. Ayam kate sangat digemari karena ukurannya yang mini, bentuk fisik yang menarik dan suara yang merdu.

Ayam kate menjadi sangat populer sebagai hewan peliharaan dari jenis ayam. Maklum, bentuknya yang unik dan perilakunya yang jenaka telah memikat para pecinta ayam.


Budidaya ayam kate juga telah menjadi tren, karena bisnis ayam kate cukup menggiurkan. Ada beberapa macam ayam kate, antara lain: Ayam Kate Lokal, Kate Batindo, Kate Bangkok, Kate Emas, Kate Chochin, Kate Kaki Pedang, Kate Serama, dan lainnya.


Berikut ini beberapa tips dalam memelihara ayam kate:

  • Perhatikan kebersihan kandang. Setiap hari kandang harus dibersihkan.
  • Kandang harus mendapat sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup.
  • Tiga bulan sekali suntik vaksin agar tidak mudah terserang penyakit.

Pemeliharaan anak ayam kate:

  • Begitu ayam menetas dari telur, segera pindahkan ke tempat yang tertutup dan terlindung dari hempasan angin dan hawa dingin.
  • Satukan dengan induk agar memperoleh kehangatan dan mendapatkan petunjuk dalam memilih makanan.
  • Kandang diberi penerangan lampu minimal 5 watt sebagai penghangat tambahan.
  • Lakukan pengontrolan agar pakan tidak kurang atau berlebihan. Pemberian pakan dilakukan 2 kali, yaitu pagi dan sore.
  • Berikan pakan remah-remah yaitu pakan yang halus (boleh stater) dan jangan lupa airnya.
  • Jika sudah menginjak usia 3 bulan biasanya induk ayam sudah mulai memperhatikan tanda-tanda akan bertelur kembali. Induk dapat dipisahkan dari anak-anaknya. Biasanya anak-anak ayam kate akan ribut selama satu hari, setelah itu mereka akan mandiri.
  • Agar kondisi tubuh si anak-anak ayam ini tumbuh dan sehat setelah disapih (berhenti menyusu) dari induknya, sebaiknya anak-anak ayam ini dijemur setiap hari atau setiap 2 hari sekali minimal 5 menit.

Selasa, 17 September 2013

Mengenal ayam vietnam atau ayam saigon


Seiring berjalannya waktu dewasa ini sebagian kecil Ayam Saigon telah mengalami revolusi genetika yang sangat mendasar sehingga gaya bertarungnya pun mengalami perbaikan kualitas jika dibandingkan dengan generasi awal yang masuk ke Indonesia. Sebagian kecil Ayam Saigon yang mengalami revolusi genetika mengalami peningkatan kecepatan di dalam bertarung yang sangat signifikan dan juga terdapat peningkatan kepandaian di dalam menciptakan peluang menyerang (Ofensif) terhadap lawan namun juga dilengkapai dengan teknik bertahan (Defensif) yang baik. Tentunya berbagai perbaikan terhadap kelemahan generasi awal Ayam Saigon yang masuk ke Indonesia membuat ayam Saigon dewasa ini menjadi profil ayam aduan yang ideal di bandingkan dengan trah lain.


Teknik serangan (Ofensif) dari ayam Saigon dewasa ini tidak kalah cerdik dan indah jika kita bandingkan dengan trah Bangkok yang sudah melegenda yang mempunyai 3 jenis serangan Ofensif antara lain serangan dengan jalu , serangan dengan pukulan dan kombinasi serangan pukul jalu. Sedangkan untuk teknik bertahan dari ayam Saigon bermodalkan kualitas tulangan yang bagus dan di lengkapi dengan struktur daging dengan serat otot yang padat dan kasar (banyak) menjadikan ayam ini menjadi ayam yang tahan pukul serta mempunyai pukulan yang keras. Adapun kulit ayam Saigon yang tidak terlindungi dengan bulu secara otomatis akan menjadi tebal, elastis dan berkerut setelah ayam Saigon mencapai umur dewasa sehingga saat menerima patukan , pukulan atau jalu dari lawan maka kulit tidak mudah terluka atau terkoyak.


Dari segi penampilan ayam Saigon mempunyai tampang yang garang dengan bulu cepak menjadikan ayam ini mempunyai tampang mirip tentara (Maaf bukan sama tapi mirip-red). Jika kita bandingkan dengan Trah ayam Bangkok yang bertampang ganteng dengan bulu yang panjang dan lebat tentunya ayam Saigon kurang diminati sehingga sering kali diremehkan oleh musuh di arena tarung. Jadi hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi pemilik ayam Saigon karena diremehkan akhirnya sering kali mendapatkan musuh yang enteng di arena tarung. Dewasa ini penampilan ayam Saigon dibedakan menjadi 4 type , antara lain :


1. Ayam Saigon Gundul ( Sejak lahir memang sudah gundul).

2. Ayam Saigon Berbulu Normal (Bulu seperti ayam trah lain).

3.Ayam Saigon Berbulu Normal namun bulu disekitar leher sangat tipis sehingga kulit bisa terlihat.

4. Ayam Saigon Berbulu Banci (Bulu seperti ayam betina tidak keluar bulu raw

Di Negara Vietnam mempunyai parameter khusus di dalam memperlakukan ayam aduan yang sangat berbeda dengan Negara Thailand. Bila di Tahiland ayam aduan dikatakan penampilannya bagus apabila mempunyai bulu yang lebat / rob dan panjang sehingga terlihat gagah , namun di Vietnam mempunyai penilaian yang berbeda penampilan ayam aduan yang digemari adalah ayam aduan yang sebagian besar kulit ayamnya terlihat serta mempunyai warna merah . Menurut penghobi ayam aduan di Vietnam kulit yang merah bagai darah bisa membuat ciut / gentar mental musuh. Sehingga ayam Saigon yang terlahir sebagai type 2, 3 dan 4 akan dilakukan pencabutan bulu sehingga sebagian kulitnya akan terlihat dan dilakukan perawatan khusus agar kulit terlihat kemerahan bagai darah.


Namun demikian walaupun ayam Saigon memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan tetap dalam sebuah pertarungan memegang prinsip bahwa ayam aduan yang baik adalah ayam yang mempunyai tulangan yang baik , mempunyai teknik apapun itu yang penting sulit dipukul lawan dan mempunyai pukulan apapun itu yang penting bersih / tepat sasaran di daerah vital. Kalau ketiga syarat tersebut terpenuhi apapun trahnya ayam aduan tersebut adalah ayam aduan yang baik




Ayam Vietnam atau yang lebih dikenal dengan Ayam Saigon adalah ayam aduan yang berkembang di Negara Vietnam . Ayam aduan ini mempunyai karakteristik yang agak berbeda dengan ayam aduan dari trah lain seperti yang umum kita jumpai seperti Ayam Bangkok. Trah Ayam Vietnam / Saigon ini sebenarnya masuk ke Indonesia hampir bersamaan dengan masuk Ayam Bangkok namun kepopuleran ayam ini meredup seiring dengan boomingnya ayam bangkok yang berjaya di berbagai kalangan ayam di berbagai daerah di Indonesia. Adapun yang membuat Ayam Bangkok menjadi sangat Populer adalah gaya bertarungnya yang indah dan luwes disertai pukulan yang keras dengan di dukung kualitas tulangan yang bagus pula sehingga mampu melibas ayam aduan trah lokal asli Indonesia. Sedangkan di masa itu Ayam Saigon kurang diminati karena ada beberapa kekurangan yang dimiliki antara lain Ayam Saigon dirasa masih bodoh / kurang pandai didalam menciptakan peluang untuk memukul, kecepatan sangat rendah / terkesan lamban , namun Ayam Saigon mempunyai kelebihan berupa struktur daging dengan serat otot yang jauh lebih baik jika dibandingkan Ayam Bangkok disamping itu Ayam Saigon juga mempunyai struktur tulang yang sangat kokoh jika dibandingkan dengan trah lain.